Kesalahan Pengucapan Huruf “TH” dalam Bahasa Inggris dan Cara Mengatasinya
Pernah merasa sudah berbicara bahasa Inggris dengan percaya diri, tetapi ketika mengucapkan kata seperti “think”, “three”, “this”, atau “mother”, suara yang keluar terasa kurang natural?
Kalau iya, bisa jadi masalahnya ada pada pengucapan bunyi “TH”.
Bagi banyak pelajar Indonesia, bunyi “TH” merupakan salah satu pronunciation yang cukup menantang. Hal ini wajar karena dalam bahasa Indonesia tidak ada bunyi yang benar-benar sama dengan dua bunyi “TH” dalam bahasa Inggris.
Akibatnya, banyak orang mengganti bunyi “TH” dengan /t/, /d/, /s/, atau /z/. Misalnya, think terdengar seperti tink, three menjadi tree, atau this terdengar seperti dis.
Padahal, kesalahan kecil dalam pronunciation dapat membuat ucapan terdengar kurang natural dan terkadang membuat lawan bicara perlu berpikir ulang untuk memahami kata yang kita maksud.
Lalu, bagaimana cara mengucapkan “TH” dengan benar? Yuk, pelajari!
Apa Itu Bunyi “TH”?
Dalam bahasa Inggris, huruf “TH” sebenarnya memiliki dua jenis bunyi utama, yaitu:
- Voiceless TH /θ/
- Voiced TH /ð/
Keduanya menggunakan posisi lidah yang hampir sama, tetapi berbeda dalam penggunaan suara atau getaran pada tenggorokan.
- Voiceless TH /θ/
Pada bunyi ini, pita suara tidak bergetar.
Contohnya:
- think
- three
- thank
- Thursday
- thing
- mouth
- both
Coba letakkan ujung lidah sedikit di antara gigi atas dan bawah, kemudian keluarkan udara melalui celah tersebut.
Untuk mengeceknya, letakkan tangan di leher. Saat mengucapkan bunyi ini, seharusnya hampir tidak terasa getaran.
- Voiced TH /ð/
Bunyi kedua adalah voiced TH. Posisi lidahnya hampir sama, tetapi pita suara ikut bergetar.
Contohnya:
- this
- that
- these
- those
- they
- mother
- father
- brother
Coba letakkan ujung lidah pada posisi yang sama, kemudian keluarkan suara sambil membuat tenggorokan bergetar.
Perbedaan utama keduanya adalah voiceless TH tidak menggunakan getaran suara, sedangkan voiced TH menggunakan getaran suara.
Kesalahan Pengucapan “TH” yang Sering Dilakukan Orang Indonesia
- Mengucapkan TH seperti “T”
Ini adalah salah satu kesalahan yang paling umum.
Contohnya:
three → tree
think → tink
thank → tank
Mengapa hal ini terjadi?
Karena bunyi /θ/ tidak tersedia dalam bahasa Indonesia, sehingga lidah secara otomatis mencari bunyi yang paling dekat dan mudah diucapkan.
Cara mengatasinya
Jangan langsung mengucapkan bunyi “T”.
Untuk “TH”, ujung lidah perlu berada di antara atau sangat dekat dengan kedua gigi, lalu udara dikeluarkan melalui celah tersebut.
Latih secara perlahan:
th → think → three → thank → Thursday
Jangan mengejar kecepatan terlebih dahulu. Fokuslah pada posisi lidah.
Baca juga: Cara Berlatih Pronunciation Melalui Percakapan Sehari-hari
- Mengucapkan TH seperti “D”
Kesalahan ini sering terjadi pada voiced TH /ð/.
Misalnya:
this → dis
that → dat
they → dey
mother → moder
Walaupun terdengar cukup mirip, bunyinya sebenarnya berbeda.
Cara mengatasinya
Saat mengucapkan /ð/, jangan menempatkan lidah sepenuhnya di belakang gigi seperti ketika mengucapkan /d/.
Biarkan ujung lidah sedikit terlihat atau menyentuh area antara gigi, kemudian keluarkan suara sambil membuat pita suara bergetar.
- Mengucapkan TH seperti “S”
Kesalahan lainnya adalah mengganti “TH” dengan bunyi /s/.
Contohnya:
three → sree
think → sink
thing → sing
Ini bisa membuat kata berubah atau terdengar membingungkan.
Perhatikan perbedaannya:
think ≠ sink
three ≠ see
Cara mengatasinya
Saat mengucapkan /θ/, jangan menarik lidah ke belakang seperti ketika mengucapkan /s/.
Untuk /θ/, ujung lidah berada di area gigi, sedangkan bunyi /s/ dibuat dengan posisi lidah yang berbeda.
- Mengucapkan TH seperti “Z”
Kesalahan ini biasanya terjadi pada voiced TH /ð/.
Contohnya:
this → zis
those → zose
they → zey
Bunyi /ð/ memang memiliki getaran seperti /z/, tetapi posisi lidahnya berbeda.
Tips sederhana
Saat mengucapkan /z/, lidah berada di dalam mulut.
Sedangkan saat mengucapkan /ð/, ujung lidah perlu berada di antara atau menyentuh bagian belakang gigi atas dan bawah.
Jadi, jangan hanya mengandalkan suara. Perhatikan juga posisi lidah.
Cara Mengucapkan “TH” dengan Benar
Berikut langkah sederhana yang bisa kamu praktikkan.
Langkah 1: Perhatikan Posisi Lidah
Buka mulut sedikit.
Letakkan ujung lidah di antara gigi atas dan bawah.
Tidak perlu menjulurkan lidah terlalu jauh.
Cukup sedikit saja sehingga ujung lidah dapat menyentuh atau berada di antara gigi.
Langkah 2: Keluarkan Udara
Untuk /θ/, keluarkan udara tanpa membuat tenggorokan bergetar.
Cobalah:
thhhhh
Kemudian lanjutkan dengan:
think
three
thank
Langkah 3: Tambahkan Getaran
Untuk /ð/, pertahankan posisi lidah yang sama, tetapi tambahkan suara dari tenggorokan.
Cobalah:
thhhhh
dengan getaran suara.
Kemudian latih:
this
that
they
those
Langkah 4: Latihan di Depan Cermin
Latihan di depan cermin sangat membantu.
Perhatikan apakah ujung lidah terlihat sedikit ketika mengucapkan “TH”.
Jika lidah langsung berada di belakang gigi dan tidak terlihat sama sekali, kemungkinan posisi lidah masih kurang tepat.
Latihan “TH” untuk Pemula
Agar pronunciation semakin terbiasa, jangan hanya menghafalkan teori. Latih secara bertahap.
Level 1: Latihan Bunyi
Ulangi:
th – th – th – th
Kemudian:
θ – θ – θ
Setelah mulai terbiasa, lanjutkan ke bunyi voiced:
ð – ð – ð
Level 2: Latihan Kata
Latih kata-kata berikut:
Voiceless TH:
- think
- thank
- three
- Thursday
- thing
- thirty
- healthy
Voiced TH:
- this
- that
- these
- those
- they
- them
- mother
- father
Level 3: Latihan Pasangan Kata
Latihan pasangan kata dapat membantu membedakan bunyi.
Contoh:
think – sink
three – tree
thank – tank
thin – sin
Latih secara perlahan dan dengarkan perbedaannya.
Latihan Kalimat “TH”
Setelah mampu mengucapkan kata, naikkan level dengan menggunakan kalimat.
Kalimat 1
I think three things are important.
Fokus pada kata think, three, dan things.
Kalimat 2
This is their new house.
Fokus pada this dan their.
Kalimat 3
My brother is thirty-three years old.
Kalimat ini cocok untuk melatih bunyi “TH” berulang kali.
Kalimat 4
They think that the weather is good.
Dalam satu kalimat terdapat beberapa bunyi “TH” yang bisa dilatih.
Jangan langsung mengucapkannya dengan cepat. Mulai dengan tempo lambat, kemudian tingkatkan kecepatan secara bertahap.
Tips Agar Pronunciation “TH” Semakin Natural
- Jangan Takut Menjulurkan Lidah Sedikit
Banyak pelajar merasa aneh ketika harus memperlihatkan ujung lidah.
Padahal, sedikit memperlihatkan ujung lidah saat mengucapkan “TH” adalah hal yang normal.
Yang penting jangan menjulurkan lidah terlalu jauh.
- Latih 5–10 Menit Setiap Hari
Pronunciation tidak harus dilatih berjam-jam.
Latihan singkat tetapi konsisten jauh lebih efektif.
Misalnya:
2 menit → latihan posisi lidah
2 menit → latihan bunyi /θ/ dan /ð/
3 menit → latihan kata
3 menit → latihan kalimat
Lakukan setiap hari dan rekam suara sendiri.
- Gunakan Teknik Shadowing
Shadowing adalah teknik mengikuti ucapan penutur bahasa Inggris secara langsung.
Caranya:
- Pilih video atau audio pendek.
- Dengarkan satu kalimat.
- Perhatikan pengucapan “TH”.
- Putar kembali.
- Tirukan dengan posisi lidah yang sama.
- Rekam suara sendiri.
- Bandingkan dengan audio asli.
Teknik ini membantu melatih pronunciation sekaligus intonasi, rhythm, dan connected speech.
- Jangan Hanya Membaca, Tetapi Dengarkan
Tulisan TH tidak selalu cukup untuk mengetahui bagaimana sebuah kata benar-benar diucapkan.
Karena itu, biasakan mendengarkan pronunciation dari sumber audio yang terpercaya.
Dengan begitu, telinga akan semakin terbiasa membedakan /θ/ dan /ð/.
- Rekam Suara Sendiri
Ini salah satu cara paling sederhana untuk mengetahui perkembangan pronunciation.
Coba rekam:
think – three – thank – this – that – they
Kemudian dengarkan kembali.
Apakah “TH” masih terdengar seperti T, D, S, atau Z?
Jika iya, ulangi latihan dengan memperbaiki posisi lidah.
Kesalahan “TH” Tidak Harus Membuat Kamu Minder
Kesulitan mengucapkan “TH” bukan berarti kemampuan bahasa Inggris kamu buruk.
Bunyi ini memang membutuhkan koordinasi lidah, gigi, aliran udara, dan pita suara yang mungkin belum terbiasa bagi penutur bahasa Indonesia.
Jadi, jangan merasa malu jika pronunciation kamu belum sempurna.
Yang terpenting adalah mengetahui kesalahan, memperbaiki teknik, dan terus berlatih.
Ingat:
Pronunciation bukan tentang terdengar seperti native speaker dalam satu malam. Pronunciation adalah tentang membuat ucapan semakin jelas dan mudah dipahami.
Kesimpulan
Huruf “TH” dalam bahasa Inggris memiliki dua bunyi utama, yaitu voiceless /θ/ seperti pada think dan voiced /ð/ seperti pada this.
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah mengganti bunyi “TH” dengan T, D, S, atau Z.
Untuk memperbaikinya, fokus pada tiga hal:
- Posisi lidah
Letakkan ujung lidah di antara atau dekat gigi. - Aliran udara dan getaran suara
Bedakan antara /θ/ yang tidak bergetar dan /ð/ yang bergetar. - Konsistensi latihan
Latih bunyi, kata, kalimat, kemudian praktikkan dalam percakapan sehari-hari.
Kalau dilakukan secara rutin, pengucapan “TH” akan terasa semakin mudah dan natural.
Mau Pronunciation Bahasa Inggrismu Lebih Jelas dan Percaya Diri?
Jangan cuma belajar teori—langsung praktik!
Di Share-E Kampung Inggris Pare, kamu bisa belajar bahasa Inggris dengan lebih intensif melalui latihan speaking, pronunciation, vocabulary, dan conversation bersama tutor.
Cocok untuk kamu yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk sekolah, kuliah, kerja, maupun kebutuhan sehari-hari.
Yuk, mulai upgrade pronunciation dan speaking kamu bersama Share-E Kampung Inggris Pare!
📩 Hubungi Share-E sekarang dan cari tahu program yang paling cocok untukmu.
Belajar bahasa Inggris bukan cuma tahu artinya, tapi juga tahu cara mengucapkannya dengan benar!




