10 Kesalahan Umum dalam Writing Bahasa Inggris
(Masih Sering Dilakukan, Padahal Mudah Dihindari!)

Menulis dalam bahasa Inggris itu tidak sesulit yang dibayangkan, tetapi juga tidak semudah yang terlihat. Banyak pelajar—bahkan yang levelnya sudah menengah—masih melakukan kesalahan-kesalahan dasar yang sebenarnya bisa diperbaiki dengan latihan yang tepat. Writing itu ibarat merangkai puzzle: semua bagian harus pas, mulai dari grammar, vocabulary, hingga struktur kalimat agar hasil akhirnya jelas, enak dibaca, dan mudah dipahami.
Masalahnya, ketika menulis, kita sering nggak sadar bahwa ada hal-hal kecil yang bikin tulisan jadi kurang natural atau bahkan salah makna. Kalau dibiarkan, kebiasaan ini bisa menghambat perkembangan bahasa Inggris kita, terlebih kalau kamu ingin naik level ke writing akademik, seperti IELTS, TOEFL, atau membuat esai untuk tugas kuliah.
Nah, supaya tulisanmu makin rapi, jelas, dan profesional, yuk kenali 10 kesalahan umum dalam writing bahasa Inggris yang paling sering dilakukan… dan tentu saja, cara menghindarinya!
-
Menggunakan Tenses yang Tidak Konsisten
Banyak penulis pemula tiba-tiba pindah tenses tanpa alasan. Misal, awalnya pakai past tense, lalu di tengah berubah ke present tense.
Contoh salah:
I went to Bali last year and I enjoy the beach so much.
Perbaikan:
I went to Bali last year and I enjoyed the beach so much.
-
Menggunakan Kata Ganti (Pronoun) yang Salah atau Tidak Jelas
Sering kali pembaca bingung siapa yang sedang dibicarakan.
Contoh salah:
When Sarah met Anna, she was crying. (Siapa yang menangis?)
Perbaikan:
When Sarah met Anna, Sarah was crying.
-
Salah Menggunakan Singular–Plural
Beberapa kata harus jamak, tapi penulis tetap memakai bentuk tunggal.
Contoh salah:
There are many student in the class.
Perbaikan:
There are many students in the class.
-
Salah Menggunakan Article (a, an, the)
Kesalahan klasik—apalagi untuk pelajar Indonesia.
Contoh salah:
I bought new phone yesterday.
Perbaikan:
I bought a new phone yesterday.
-
Kalimat Terlalu Panjang (Run-on Sentence)
Karena ingin menjelaskan banyak hal, kalimat jadi “ngalor-ngidul” tanpa tanda baca.
Contoh salah:
I woke up late I missed the bus I was very upset.
Perbaikan:
I woke up late, so I missed the bus. I was very upset.
-
Penggunaan Preposition yang Keliru
Preposition kelihatannya kecil, tapi dampaknya besar.
Contoh salah:
I am interested with music.
Perbaikan:
I am interested in music.
-
Terlalu Banyak Menggunakan Vocabulary yang Sama
Mengulang kata yang sama terus-menerus membuat tulisan membosankan.
Contoh:
The movie is good. The actors are good. The story is good.
Perbaikan:
Gunakan variasi: great, excellent, enjoyable, impressive, dll.
-
Salah Meletakkan Adjective dan Adverb
Penulis sering tertukar antara kata sifat dan kata keterangan.
Contoh salah:
She sings beautiful.
Perbaikan:
She sings beautifully.
-
Tidak Menggunakan Punctuation dengan Benar
Tanda baca seperti koma, titik, dan apostrophe sangat penting.
Contoh salah:
Lets eat grandma!
Perbaikan:
Let’s eat, grandma! (Sangat beda makna, kan?)
-
Terjemahan Literal dari Bahasa Indonesia
Menulis dengan cara “meng-Indonesiakan bahasa Inggris” sering bikin kalimat jadi aneh.
Contoh salah:
I and my friend go to school by foot every day.
(terjemahan dari: “Saya dan teman saya jalan kaki ke sekolah”)
Perbaikan:
My friend and I walk to school every day.
Writing dalam bahasa Inggris bukan tentang membuat kalimat yang rumit atau memakai kosakata yang super canggih. Justru yang paling penting adalah menulis dengan jelas, benar, dan mudah dimengerti. Dengan menghindari 10 kesalahan umum di atas, kemampuan writing-mu akan meningkat jauh lebih cepat, tulisanmu lebih rapi, dan kamu akan lebih percaya diri saat menulis esai, email, atau bahkan teks akademik.
Kalau kamu ingin latihan writing yang lebih terarah, kamu bisa coba mulai dengan menulis paragraf pendek setiap hari lalu melakukan self-correction. Semakin sering kamu menulis, semakin cepat kamu sadar kesalahanmu sendiri.
Semangat belajar, dan jangan ragu buat terus eksplor lebih banyak tips bahasa Inggris lainnya bareng Share-E Kampung Inggris Pare!




