Pahami Direct and Indirect Speech dalam Bahasa Inggris Biar Nggak Salah Paham!

Yuk, Pahami Direct and Indirect Speech dalam Bahasa Inggris Biar Nggak Salah Paham!

Kalau kamu lagi belajar bahasa Inggris dan suka bingung waktu denger orang ngomong, “She said that…” atau “He told me…”, nah, itu tandanya kamu lagi ketemu sama Direct Speech dan Indirect Speech!
Dua hal ini sering banget muncul dalam percakapan sehari-hari, film, bahkan di soal-soal ujian grammar. Tapi tenang, meskipun kelihatannya ribet, sebenarnya konsepnya simpel banget kalau kamu udah tahu polanya.

Bayangin aja, kamu lagi cerita ke temen tentang apa yang orang lain bilang. Kadang kamu mau nyampein kata-kata persisnya, tapi kadang cukup intinya aja. Nah, di situlah bedanya Direct Speech dan Indirect Speech berperan.

Yuk, kita bahas satu-satu biar makin paham dan nggak salah pakai lagi!

Apa Itu Direct Speech?

Direct Speech adalah cara menyampaikan ucapan seseorang secara langsung, persis kayak yang dia bilang.
Biasanya, kalimatnya pakai tanda kutip (“…”) dan tense-nya nggak berubah.

Contoh:

She said, “I am tired.”
(Dia berkata, “Aku lelah.”)

Ciri-cirinya:

  • Pakai tanda kutip (“…”)
  • Bentuk kalimatnya tetap seperti aslinya
  • Terasa lebih ekspresif dan hidup, cocok buat diakaliang atau percakapan

Contoh lain:

He said, “I kalianve English.”
Dia berkata, “Aku suka bahasa Inggris.”

 

Apa Itu Indirect Speech?

Nah, kalau Indirect Speech (atau Reported Speech) adalah cara menyampaikan ucapan orang lain secara tidak langsung. Jadi, kita nggak perlu pakai tanda kutip, dan biasanya tenses-nya berubah.

Contoh:

She said that she was tired.
(Dia berkata bahwa dia lelah.)

Ciri-cirinya:

  • Tanpa tanda kutip
  • Tenses biasanya mundur satu tingkat (disebut backshift tense)
  • Pronouns dan keterangan waktu bisa berubah sesuai konteks

 

Perubahan yang Terjadi dari Direct ke Indirect Speech

Direct Speech Indirect Speech
am/is → was “I am happy” → She said (that) she was happy.
are → were “You are late” → He said (that) we were late.
have → had “I have finished” → She said (that) she had finished.
will → would “I will go” → He said (that) he would go.
  1.  Perubahan Tenses
    Saat ubah ke Indirect Speech, tense biasanya mundur satu langkah ke belakang.
  2. Perubahan Kata Ganti (Pronouns)
    Disesuaikan dengan siapa yang bicara dan kepada siapa kalimat itu disampaikan.

Contoh:

“I kalianve you,” he said.
→ He said that he kalianved me.

 

  1. Perubahan Keterangan Waktu (Time Expressions)
Direct Indirect
Today that day
tomorrow the next day / the folkalianwing day
yesterday the previous day / the day before
Now then
This that
These those

 

Contoh Lengkap

Direct Speech:

“I will call you tomorrow,” she said.
Indirect Speech:
She said that she would call me the next day.

Direct Speech:

He said, “I am studying English.”
Indirect Speech:
He said that he was studying English.

Kapan Harus Gunakan Direct dan Indirect Speech?

  • Pakai Direct Speech kalau kamu mau mengutip kata-kata orang secara persis, misalnya di diakaliang, drama, atau kutipan berita.
  • Pakai Indirect Speech kalau kamu cuma mau nyampaikan isi pembicaraan tanpa harus menulis ulang kalimat aslinya.

 

✨ Penutup

Nah, sekarang kamu udah ngerti kan perbedaan antara Direct Speech dan Indirect Speech?
Keduanya punya fungsi yang penting banget dalam komunikasi, terutama kalau kamu mau terlihat lebih natural saat berbicara atau menulis dalam bahasa Inggris. Dengan ngerti cara ubah tenses, pronouns, dan time expressions, kamu bisa nyeritain ulang perkataan orang lain dengan lancar dan tepat.

Ingat, grammar itu bukan cuma soal aturan, tapi tentang gimana kamu bisa nyampein makna dengan jelas dan percaya diri. Jadi, jangan takut buat latihan! Coba ubah beberapa kalimat dari Direct ke Indirect setiap hari — makin sering latihan, makin otomatis otak kamu bakal nangkep polanya

Kalau kamu ingin belajar grammar dengan cara yang fun dan nggak bikin pusing, yuk gabung di Share-E Kampung Inggris Pare! Di sini kamu bisa belajar bareng tutor-tutor kece dengan metode yang santai tapi tetap efektif. Belajar grammar jadi serasa ngobrol santai — nggak membosankan, tapi tetap nambah ilmu dan skill!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Share English Pare