Cara Mengurangi Kata “Eee…” Saat Speaking Biar Terdengar Lebih Profesional
Pernah merasa gugup saat speaking lalu tanpa sadar sering mengucapkan “eee…”, “umm…”, atau “anu…”? Tenang, kamu tidak sendiri.
Kebiasaan ini sangat umum terjadi, terutama bagi pembelajar bahasa Inggris. Namun, jika dibiarkan, hal ini bisa membuat kita terdengar kurang percaya diri dan kurang profesional—terutama saat presentasi, interview, atau speaking test.
Kabar baiknya, kebiasaan ini bisa dilatih dan dikurangi. Berikut beberapa cara efektif yang bisa kamu coba:
- Ganti “Eee…” dengan Silent Pause (Diam Sejenak)
Alih-alih mengisi jeda dengan “eee…”, cobalah diam sejenak.
Diam itu bukan tanda kamu tidak bisa—justru terlihat lebih tenang dan berpikir.
Dalam komunikasi profesional, jeda singkat malah membuat kamu terdengar lebih percaya diri.
Contoh:
- ❌ “I think eee… this is important…”
- ✅ “I think… (pause) this is important.”
- Gunakan “Filler” yang Lebih Natural
Kalau kamu masih butuh waktu untuk berpikir, gunakan filler yang lebih natural dalam bahasa Inggris, seperti:
- Well…
- Let me think…
- Actually…
- You know…
Ini jauh lebih baik daripada “eee…” karena terdengar seperti bagian dari kalimat, bukan kebiasaan gugup.
- Latih Speaking dengan Tempo Lebih Lambat
Banyak orang terlalu cepat berbicara karena takut salah. Akibatnya, otak tidak sempat menyusun kalimat dan akhirnya keluar “eee…”.
Coba perlambat cara bicaramu.
Speaking bukan lomba cepat-cepatan—yang penting jelas dan terstruktur.
- Siapkan “Pattern Kalimat” di Kepala
Salah satu penyebab “eee…” adalah karena kita tidak tahu mau bicara apa selanjutnya.
Baca juga: Latihan Speaking 30 Hari untuk Persiapan Tes
Solusinya: biasakan menggunakan pola sederhana seperti:
- In my opinion…
- I think that…
- The reason is…
- For example…
Dengan pola ini, kamu punya “pegangan” saat berbicara.
- Rekam dan Evaluasi Diri Sendiri
Coba rekam saat kamu latihan speaking.
Dari situ kamu akan sadar:
- Seberapa sering kamu bilang “eee…”
- Di bagian mana kamu mulai ragu
Kesadaran ini penting untuk memperbaiki kebiasaan tersebut.
- Latihan “Thinking in English”
Kadang kita bilang “eee…” karena masih menerjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris di kepala.
Mulailah melatih diri untuk berpikir langsung dalam bahasa Inggris, meskipun sederhana.
Contoh:
- “I am going to eat”
- “I feel tired today”
Semakin terbiasa, semakin lancar kamu berbicara tanpa jeda tidak perlu.
- Perbanyak Practice, Bukan Perfeksi
Ingat, “eee…” muncul karena kita belum terbiasa.
Jadi kuncinya bukan langsung sempurna, tapi sering latihan:
- Ngobrol dengan teman
- Ikut speaking class
- Practice setiap hari
Semakin sering kamu berbicara, semakin kecil kemungkinan kamu mengisi jeda dengan “eee…”.
Mengurangi kata “eee…” bukan soal menghilangkan gugup sepenuhnya, tapi tentang mengelola cara kita berbicara.
Mulai dari hal kecil:
diam sejenak, bicara lebih pelan, dan gunakan pola kalimat sederhana.
Karena pada akhirnya, speaking yang baik bukan yang tanpa jeda—
tapi yang terdengar jelas, tenang, dan percaya diri.
Kalau kamu ingin:
- Speaking lebih lancar tanpa “eee…”
- Belajar dengan sistem yang terarah dari nol
- Sampai bisa percaya diri ngomong bahasa Inggris
Saatnya kamu belajar di Share-E Kampung Inggris Pare.
Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi langsung praktik setiap hari dengan metode yang terbukti bikin kamu berkembang 🚀


